Masterplan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekowisata

Siapa yang tidak kenal Papua, yang memiliki banyak suku, bahasa dan budaya dengan masyarakatnya yang ramah? Ketika sobat berwisata ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih, sobat akan disambut dengan upacara adat menginjak piring batu. Upacara dilakukan pada orang yang baru menginjakkan kakinya di Tanah yang diberkati ini.

Di Kawasan TNTC terdapat 16 Distrik dengan berbeda-beda suku. Ada Suku Wandamen, Wamesa, Roswar, Roon, Sough, Umairi, Yeresiam, Yaur, Emaner dan Goni. Karena mereka tinggal di pesisir, mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan.

Saat ini Balai Besar TNTC sedang menyusun Masterplan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekowisata dan tahun ini akan dilaksanakan konsultasi publik. Kegiatan tersebut merupakan upaya Balai Besar TNTC untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi ekowisata dan jasa lingkungan yang dimiliki guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Balai Besar TNTC juga akan berusaha mendorong agar pengelolaan wisata bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat yang ada di dalam dan sekitar kawasan sehingga benefit dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Tinggalkan Balasan