Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih melaksanakan monitoring populasi di Pulau Kuwom dan Pulau Rorebo melalui survei lapangan yang dilakukan pada pagi dan sore hari, 12-18 Juli 2026. Hasil monitoring mencatat sebanyak 91 ekor Junai Emas, terdiri atas 10 ekor di Pulau Kuwom dan 81 ekor di Pulau Rorebo. Tim juga menjumpai berbagai jenis burung lainnya, seperti Kipasan Kebun, Pergam Laut, Pergam Sarera, Isap Madu Kepodang, Elang Laut Perut Putih, dan Gosong Kelam yang semakin menunjukkan tingginya nilai keanekaragaman hayati di kawasan ini.
Monitoring ini juga mengidentifikasi sejumlah ancaman terhadap kelestarian Junai Emas, di antaranya aktivitas manusia, keberadaan jerat burung, serta sampah yang ditemukan di lokasi pengamatan. Data yang diperoleh menjadi dasar penting dalam menyusun langkah pengelolaan dan perlindungan habitat secara berkelanjutan. Mari bersama menjaga habitat alaminya, tidak melakukan perburuan satwa liar, serta mendukung upaya konservasi agar Junai Emas tetap terbang bebas di alam Teluk Cenderawasih.

