Site icon TELUK CENDERAWASIH NATIONAL PARK

Penguatan Kinerja dan Tata Kelola Jadi Sorotan dalam Rapat Pejabat Administrator BBTNTC

Manokwari, 14 Mei 2025 – Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC) menggelar Rapat Struktural secara hybrid, bertempat di Ruang Rapat Kantor BTNTC. Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Kepala Bidang Teknis Konservasi (Kabitek), Kepala Bidang PTN Wilayah III Yembekiri, Kepala Seksi PTN Wilayah I Kwatisore, Kepala Seksi PTN Wilayah III Aisandami, dan Kepala Seksi PTN Wilayah IV Roon. Sementara itu, secara daring melalui aplikasi Zoom meliputi Kepala Bidang PTN Wilayah I Nabire, Kepala Seksi PTN Wilayah II Yeretuar, dan Kepala Seksi PTN Wilayah V Rumberpon dan Kepala Seksi PTN Wilayah VI.

Dalam arahannya, Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, A. G. Martana, menekankan sejumlah poin penting guna memperkuat kinerja dan tata kelola organisasi di lingkup BBTNTC.

Penguatan Kinerja dan Etika Organisasi

Pimpinan BBTNTC menekankan pentingnya penguatan kinerja, dedikasi, integritas, dan tanggung jawab seluruh pegawai dalam menjalankan tugas. Ia juga mendorong setiap unit kerja untuk mengaktifkan dan mengoptimalkan fungsi kelembagaan, baik di tingkat bidang maupun seksi wilayah.

Disiplin dan Apresiasi Kinerja

Kepala Balai menegaskan bahwa seluruh pejabat struktural wajib menjaga marwah institusi. Ini mencakup penerapan disiplin dalam perilaku, penggunaan seragam sesuai ketentuan, serta tata penghormatan yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Apresiasi terhadap pegawai berprestasi juga menjadi sorotan. Kepala Balai mengimbau agar penghargaan diberikan baik secara lisan maupun tertulis, guna mendorong semangat dan motivasi kerja.

Penegakan Hirarki dan Tata Kelola Keuangan

Setiap pejabat diharapkan tetap menjunjung tinggi tatanan hirarki dalam pelaksanaan tugas dan penyelesaian permasalahan dilakukan secara berjenjang. Selain itu, pengelolaan keuangan harus dilakukan secara akuntabel dan tertib sesuai dengan peraturan.

Pengelolaan Sarpras dan Hubungan dengan Masyarakat

Kepala Balai juga menekankan pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana yang baik dan optimal guna menunjang tugas di lapangan. Dalam berinteraksi dengan masyarakat, pendekatan persuasif dan edukatif harus diutamakan, serta mengedepankan pemberdayaan dibandingkan bantuan langsung.

Kedisiplinan dan Administrasi Tata Naskah Dinas

Pengelolaan dan pengamanan kawasan diharapkan dilakukan secara terukur dan penuh kehati-hatian, dengan memperhatikan disiplin kehadiran pegawai. Tata kelola administrasi juga akan diperkuat melalui pedoman Tata Naskah Dinas yang akan segera diberlakukan sebagai acuan dalam penerbitan surat dinas.

Pemisahan Urusan Kedinasan dan Pribadi

Pimpinan BBTNTC juga menekankan perlunya pemisahan yang jelas antara urusan kedinasan dan pribadi dalam pelaksanaan tugas. Perhatian sosial hanya diperuntukkan bagi keluarga inti pegawai, dan kebersihan lingkungan kerja harus selalu dijaga.

Rapat ini juga membahas penataan pegawai yang akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi serta pentingnya perencanaan kegiatan tahun mendatang dengan mempertimbangkan skala prioritas dan keterlibatan aktif seluruh jajaran.

Dengan arahan yang tegas namun humanis ini, Kepala Balai berharap kinerja seluruh unsur di BBTNTC dapat terus meningkat, sejalan dengan visi konservasi dan pelayanan publik yang diemban lembaga.

Exit mobile version