Site icon TELUK CENDERAWASIH NATIONAL PARK

SMART Patrol SPTN Wilayah III Aisandami Perkuat Perlindungan Taman Nasional Teluk Cenderawasih


Smart Patrol bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) yang dilaksanakan SPTN Wilayah III Aisandami pada 7–11 Juli 2026 untuk memperkuat pengawasan di Taman Nasional Teluk Cenderawasih. Selama lima hari, tim menyisir perairan Kampung Aisandami, Sobey, Warayaru, Sariai, Pulau Kuwom di Kepulauan Auri, hingga Kampung Iriati, Rasiey, dan Ambumi. Selain memantau aktivitas pemanfaatan kawasan, patroli juga mendokumentasikan berbagai Temuan Satwa Liar (TSL), seperti Kuntul Karang, Julang Papua, Dara Laut, Kuntul Kecil, Elang Perut Putih, Pergam Laut (Ducula bicolor), Elang Bondol, dan Kakatua Jambul Kuning. Tim turut memeriksa kapal wisata Shakti yang membawa sembilan wisatawan mancanegara dan tujuh kru kapal. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dokumen, termasuk SIMAKSI, telah lengkap dan kegiatan wisata didampingi ranger BPTN Wilayah I Nabire.


Patroli juga difokuskan di Pulau Kuwom sebagai salah satu lokasi penting di gugusan Kepulauan Auri. Tim menemukan dua pal batas kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih, membersihkan keduanya, serta mencatat satu pal dalam kondisi roboh dan satu lainnya masih berdiri namun nomor registrasinya tidak lagi terbaca. Di sepanjang jalur patroli, tim melakukan sosialisasi kepada nelayan mengenai sistem zonasi kawasan konservasi serta penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Mayoritas nelayan yang dijumpai merupakan masyarakat dalam kawasan yang memanfaatkan zona tradisional dengan alat tangkap sederhana berupa nilon dan kail. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara petugas dan MMP dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Pemanfaatan kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih oleh nelayan di dalam kawasan.
Exit mobile version