Smart Patrol Perkuat Pengawasan Kawasan Konservasi di Kepulauan Auri
Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih melaksanakan kegiatan Smart Patrol dan Monitoring Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah kerja Bidang Pengelolaan Wilayah II Wasior, 12–16 Juli 2026, dengan fokus pengawasan kawasan konservasi di perairan Kepulauan Auri. Tim patroli bergerak menuju Kepulauan Auri dan mendirikan basecamp di Pulau Kuwom. Selama perjalanan, petugas menjumpai seekor penyu yang melintas di perairan. Hasil pemantauan di Pulau Kuwom juga menemukan dua pal batas kawasan dalam kondisi tidak terawat sehingga memerlukan tindak lanjut guna memastikan kejelasan batas kawasan konservasi.
Patroli dilanjutkan ke Pulau Rorebo, Pulau Kabuai, dan Pulau Matas untuk memantau aktivitas masyarakat sekaligus kondisi keanekaragaman hayati. Di Pulau Rorebo dan Pulau Kabuai, petugas memberikan pembinaan serta teguran lisan kepada masyarakat yang mendirikan pondok singgah untuk mencari hasil laut, mengingatkan pentingnya menjaga kawasan konservasi dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem. Monitoring di Pulau Matas mencatat sejumlah pondok singgah yang tidak berpenghuni serta keberadaan satwa liar, di antaranya cekakak pantai, pergam laut, dan elang dada putih. Sementara itu, target pemantauan burung junai di Pulau Matas dan Pulau Kabuai belum berhasil dijumpai selama kegiatan berlangsung. Kegiatan Smart Patrol ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih untuk memperkuat pengawasan kawasan, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan konservasi, serta memastikan kelestarian keanekaragaman hayati di kawasan konservasi.

