20 Peserta Ikuti Sertifikasi Selam di Teluk Wondama, Dukung Pengelolaan Sasi Laut Berkelanjutan

Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan Sertifikasi Kemampuan Selam yang dilaksanakan di Kabupaten Teluk Wondama pada 23–27 Mei 2025. Peserta terdiri dari perwakilan kelompok pengelola sasi, aparatur pemerintah daerah, serta mitra konservasi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas lokal dalam pengawasan dan pengelolaan kawasan laut berbasis kearifan lokal, khususnya praktik Sasi.

Kegiatan berlangsung di Pantai Ketapang Lima, Kampung Maniwak, dan turut dihadiri serta dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Teluk Wondama. Pelatihan berlangsung di dua lokasi utama, yakni Pantai Ketapang Lima dan perairan Pulau Numamurem, Kampung Aisandami, yang merupakan lokasi Sasi yang telah dibuka.

Peserta pelatihan terdiri dari:

  • 4 orang dari Kelompok Sasi Kampung Windesi
  • 3 orang dari Kelompok Sasi Kampung Menarbu
  • 3 orang dari Kelompok Sasi Aisandami
  • 4 aparatur dari Dinas Perikanan Kabupaten Teluk Wondama
  • 6 orang mitra konservasi

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perikanan Kabupaten Teluk Wondama dan GEF-6 (Global Environment Facility). Proses pelatihan diselenggarakan oleh pelatih bersertifikat dari SSI (Scuba School International) dan didampingi oleh dua Dive Master dari Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Selama lima hari pelatihan intensif, para peserta dibekali pengetahuan teori dan praktik menyelam, serta keterampilan dasar penyelaman aman di laut. Seluruh peserta dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat Open Water Diver, yang menjadi langkah penting dalam mendukung konservasi laut berbasis kearifan lokal.

Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lokal dalam menjaga ekosistem laut dan mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di Teluk Wondama.

Peserta Pelatihan Selam.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *